Darwin dan Relevansinya dengan Anda

Bagikan

(Sumber gambar: http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS1288kS-vjYSHOwC1W3neF0KE8HjAsrVmnrLzohJcOGE_BXhRzQw)

 

Perdebatan yang sedang berkembang terkait relevansi program pendidikan dan pelatihan yang ada saat ini untuk menjawab kebutuhan pekerjaan dimasa mendatang rasanya sudah kuno.

Perkembangan teknologi yang memunculkan inovasi yang bersifat merusak tataran industri yang ada saat ini (bahasa canggihnya para konsultan sih: disruptive innovation), akan menciptakan pekerjaan baru yang bahkan kurikulumnya pun belum terbayangkan saat ini. Sekaligus perkembangan itu akan membunuh pekerjaan yang ada saat ini.

Sehingga bisa jadi Anda dan pekerjaan Anda tiba-tiba bisa menjadi tidak relevan lagi. Kapan itu? Bisa jadi sebentar lagi. Tidak ada yang tau. Tapi pasti datang.

Pada akhirnya, kenyataan tersebut akan semakin mengokohkan frase yang berasal dari teori evolusi Darwin : “Survival of the Fittest”. Secara sederhana bermakna : “hanya individu yang paling adaptiflah yang akan selamat menghadapi perubahan lingkungan”.

So what??

Maka menurut saya hal yang paling penting saat ini, dan akan semakin penting pada masa mendatang adalah kemampuan individu untuk melakukan yang namanya “Learning dan Unlearning secara simultan”. Bahwa seseorang harus mampu cepat beradaptasi dengan perubahan lingkungan; membangun cara pandang dan keterampilan baru. Secara bersamaan juga mampu dan rela untuk meminggirkan pengetahuan dan pengalaman yang membuatnya sukses dimasa lalu.

Pekerjaan rumah bagi lembaga pendidikan dan pelatihan tidak kalah berat. Mereka dituntut mendesain program pengembangan soft skill : learning dan unlearning tersebut . Karena disitulah kuncinya.

Bandung, 17 Juli 2017


Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *